A Rose
A Rose Aku tertegun ketika ada seseorang menyentuh pelan bahu kananku. Sekilas, bayangan – bayangan buruk menyapa otakku. Aku langsung bangkit dari dudukkudan berbalik dari posisiku sekarang . “ Ayoikut aku ” Tepat ketika aku mendapati sosokpria berbadan tegap,bermuka tirus yang dihiasi rambut halus di sekitar dagunya. Ia tersenyum simpul kepadaku yang masih dipenuhi pertanyaan tentang asal-usul pria di hadapanku ini. Aku mulai sadar dari lamunanku ketika ia melambaikan tangan nya di hadapan mukaku. Lalu ia tersenyum lagi dan seperti mentransfer kedamaian kedalam jiwaku.ia seolah tau bahwa aku dikerumuni oleh rasa takut dan heran. Tapi rasa damai dari senyum manisnya membuat perasaan takutku sirna bak tertiup angin. Matahari sudah hampir tenggelam. Menciptakan sunset terindah yang pernah kulihat. Rok panjang biruku bardansa tertiup angin. Semua keadaan sore ini sangat bersahabat dengan sipria yang mulai ku ikuti langkahnya dari belakang. Ia berjalanpelan sejak beberapa det...
